Akademisi Universitas Almuslim Dorong Inovasi Pendidikan Biologi di Era Digital
Kamis, 25 Juni 2026 12:07
BIREUEN – Dosen Program Studi Pendidikan Biologi Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Almuslim, Tuti Liana SPd MPd terus mengembangkan inovasi pembelajaran yang berfokus pada peningkatan literasi sains dan literasi lingkungan bagi peserta didik.
Saat ini, akademisi yang tengah menempuh pendidikan doktoral di Universitas Syiah Kuala tersebut sedang mengembangkan penelitian disertasi mengenai penerapan e-modul berbasis STEM pada materi pencemaran di tingkat sekolah menengah atas.
Penelitian yang berjudul “Peningkatan Literasi Sains dan Literasi Lingkungan melalui E-Modul Berbasis STEM pada Materi Pencemaran di SMA Kabupaten Bireuen” itu bertujuan mengkaji efektivitas penggunaan media pembelajaran digital dalam meningkatkan pemahaman peserta didik terhadap isu-isu lingkungan sekaligus memperkuat kemampuan berpikir ilmiah.
Menurutnya, pengembangan literasi sains dan lingkungan dinilai menjadi salah satu kebutuhan penting dalam dunia pendidikan saat ini.
“Selain membantu peserta didik memahami konsep-konsep ilmiah, kemampuan tersebut juga berperan dalam membentuk generasi yang mampu mengambil keputusan berdasarkan data dan fakta serta memiliki kepedulian terhadap berbagai persoalan lingkungan yang berkembang di masyarakat,” sebut Tuti Liana yang kini menjabat sebagai Lektor dengan pangkat Penata Tingkat I (III/d), Kamis, 25 Juni 2026.
Perjalanan akademiknya Tuti Liana sendiri dimulai dari Program Studi Pendidikan Biologi Universitas Almuslim yang diselesaikan pada tahun 2007. Selanjutnya, ia melanjutkan studi Magister Pendidikan Biologi di Universitas Syiah Kuala dan meraih gelar Magister Pendidikan pada tahun 2013. Sejak tahun 2023, Tuti Liana melanjutkan pendidikan doktoral pada bidang Pendidikan di universitas yang sama.
Selain menjalankan tugas pendidikan dan penelitian, Tuti Liana juga aktif melaksanakan kegiatan pengabdian kepada masyarakat sebagai bagian dari pelaksanaan tridarma perguruan tinggi. Berbagai hasil penelitian dan karya ilmiahnya telah dipublikasikan melalui jurnal nasional maupun forum seminar ilmiah.
Dalam aktivitas akademiknya, ia turut terlibat dalam pengembangan media pembelajaran dan bahan ajar inovatif yang mendukung pembelajaran sains serta pendidikan lingkungan. Upaya tersebut sejalan dengan kebutuhan transformasi pendidikan yang semakin mengedepankan pemanfaatan teknologi digital dalam proses belajar mengajar.
Menurut berbagai kajian pendidikan, pendekatan STEM menjadi salah satu model pembelajaran yang relevan untuk menjawab tantangan abad ke-21 karena mendorong peserta didik mengembangkan kemampuan berpikir kritis, kreativitas, kolaborasi, dan pemecahan masalah. Melalui integrasi teknologi dan pembelajaran kontekstual, model ini diharapkan mampu meningkatkan kualitas pembelajaran sekaligus memperkuat kesadaran lingkungan generasi muda.
Sebagai akademisi yang telah mengabdi lebih dari satu dekade di Universitas Almuslim, Tuti Liana terus berkomitmen mendukung pengembangan pendidikan biologi yang adaptif terhadap perkembangan zaman. Melalui kegiatan pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat, ia berupaya berkontribusi dalam peningkatan kualitas sumber daya manusia, khususnya di bidang pendidikan sains dan lingkungan.[]



