Edukasi

Hasil SNMPTN 2020, Unimal Terima 2.650 Mahasiswa Baru

Redaksi

ACEH UTARA - Universitas Malikussaleh berada di urutan ketiga nasional atau nomor satu di Sumatera sebagai perguruan tinggi penerima mahasiswa terbanyak melalui jalur SNMTN 2020 yang diumumkan Lembaga Tes Masuk Perguruan Tinggi Negeri (LTMPT), Rabu (8/4/2020).

Unimal hanya “kalah” 42 orang mahasiswa dari Universitas Pendidikan Indonesia yang berada di urutan kedua. Sedangkan urutan pertama Universitas Brawijaya Malang.

Berdasarkan pengumuman LTMPT yang disiarkan secara langsung melalui kanal YouTube LTMPT, Unimal menerima 2.650 mahasiswa melalui jalur Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SNMPTN).

“Yang membanggakan, dari kuota 2.650 mahasiswa yang lulus, hanya 64 yang menjadikan Unimal sebagai pilihan kedua. Yang lainnya pilihan pertama,” ungkap Rektor Unimal, Dr Herman Fihtra.

Menurutnya, data tersebut membuktikan tingkat kepercayaan calon mahasiswa dan orang tua terhadap Unimal semakin tinggi. Herman menilai peningkatan kepercayaan tersebut berkat kinerja seluruh civitas academica Unimal di bidang akademik, fasilitas, riset, dan pelayanan.

“Peningkatan ini juga berkat dukungan seluruh stake holder baik di daerah maupun Pusat,” tambah Herman.


Berdasarkan pengumuman LTMPT, Universitas Brawijaya menerima 4.303 calon mahasiswa dan kedua Universitas Pendidikan Indonesia yaitu 2.692 orang. Jumlah peserta yang dinyatakan lulus seleksi pada 86 Perguruan Tinggi Negeri (PTN) se-Indonesia sebanyak 96.496 siswa. Jumlah yang lulus itu merupakan hasil seleksi dari jumlah pendaftar sebanyak 489.601 siswa. 


Dari jumlah yang dinyatakan lulus di PTN tersebut termasuk 25.398 siswa dari peserta pemegang Kartu Indonesia Pintar Kuliah (KIP-Kuliah), dengan total pendaftar KIP-Kuliah sejumlah 95.346. Untuk peserta KIP-Kuliah, Unimal lagi-lagi menjadi penerima terbanyak yaitu 1.164 mahasiswa. 


Terkait dengan hal itu, Herman Fihtra mengungkapkan rasa syukur dan gembiranya. Ini menunjukkan bahwa pemerintah pusat dan LTMPT menaruh perhatian besar kepada pengembangan pendidikan di Unimal. Dengan ini sekaligus memperkuat citra Unimal sebagai kampus rakyat, karena berhasil menjadi penerima calon mahasiswa dari jalur subsidi utama pemerintah melalui program KIP-Kuliah, yang dulu bernama Bidikmisi. 

“Hal ini semakin meneguhkan Unimal sebagai kampus rakyat, yang memungkinkan masyarakat dari kalangan yang paling tidak beruntung secara ekonomi, dari Papua hingga Sumatera memiliki hak mengenyam pendidikan tinggi melalui program KIP-Kuliah. Kita patut berterima kasih kepada Presiden Jokowi dan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan atas perhatian besarnya kepada Unimal,” ungkap Herman bangga.




Ia mengingat bagi pelamar yang tidak lulus melalui jalur SNMPTN agar tidak berkecil hati karena masih ada jalur Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SBMPTN) yang pendaftarannya dimulai 2 – 20 Juni 2020. “Jumlah mahasiswa yang diterima melalui SBMPTN sampai 40 persen,” tandas Herman.

Penulis: Satria