Lulusan Perguruan Tinggi Diharapkan Miliki Kemampuan Wirausaha

Kamis, 28 Februari 2019 18:26

<p style="text-align: justify; "><span style="font-weight: bold;">ACEH UTARA</span> – Lulusan perguruan tinggi dari berbagai disiplin ilmu diharapkan memiliki kemampuan wirausaha sehingga mampu menciptakan lapangan kerja baru di masa mendatang.
</p><p style="text-align: justify; ">Setiap perguruan tinggi didorong untuk memiliki program pendikan kewirausahaan atau minimal mata kuliah tentang wira usaha, agar lulusan perguruan tinggi mampu bersaing dalam dunia kerja dan mampu menciptakan lapangan kerja, kata Dr. Wihatmoko Waskitoaji Kasubdit Pengembangan Sistem Dan Jaringan Inovasi di Kemenristekdikti.
</p><p style="text-align: justify; ">Hal itu disampaikan di sela-sela acara Rapermen Ristekdikti Manajemen Inovasi Perguruan Tinggi yang digelar di Gedung GOR Universitas Malikussaleh, Lhokseumawe, Kamis (28/2/2019).
</p><p style="text-align: justify; ">Kemenritekdikti mensosialisasikan Rancangan Peraturan Menteri (Rapermen) Manajemen Inovasi Perguruan Tinggi dan Tata Cara Pengisian Borang Data Inovasi kepada perguruan tinggi, seperti yang dilakukan kepada perguruan tinggi yang ada di Aceh dan Sumatera Utara yang dipusatkan di GOR Unimal, Lhokseumawe.
</p><p style="text-align: justify; ">Di mana tujuan dari Rapermen dimaksud adalah perguruan tinggi didorong untuk memiliki mata kuliah atau prodi kewirausahaan, ucapnya.
</p><p style="text-align: justify; ">Sehingga dengan adanya mata kuliah atau prodi yang berkenaan dengan bidang kewirausahaan, maka lulusan perguruan tinggi minimal memiliki pengetahuan dasar tentang kewirausahaan dan dunia kerja.
</p><p style="text-align: justify; ">Jadi lulusan perguruan tinggi itu nantinya, akan mampu menjadi penyedia kerja karena telah menciptkan lapangan kerja, sehingga tidak menjadi pencari kerja. Inilah yang perlu dibangun untuk masa mendatang, jelas Dr. Wihatmoko Waskitoaji.
</p><p style="text-align: justify; ">Lebih lanjut dirinya mengungkapkan, didalam Rapermen dimaksud juga diharapkan, perguruan tinggi didorong untuk memiliki organisasi manajemen inovasi. Sehingga dapat mendirong mahasiswa agar termotivasi didalam melakukan kegiatan kewirausahaan.
</p><p style="text-align: justify; ">Karena seperti diungkapkan oleh Kasubdit Pengembangan Sistem Dan Jaringan Inovasi di Kemenristekdikti tersebut, keberadaan lembaga manajemen inovasi juga termasuk komponen pemeringkatan perguruan tinggi.
</p><p style="text-align: justify; ">Kinerja inovasi yang dilakukan oleh perguruan tinggi juga menjadi salah satu komponen yang dinilai terhadap peringkat perguruan tinggi.
</p><p style="text-align: justify; ">Oleh karena itu, keberadaan lembaga manajemen inovasi itu sangat penting dimiliki karena berpengaruh terhadap penilaian pemeringkatan perguruan tinggi itu sendiri, kata Dr. Wihatmoko Waskitoaji.</p>

Komentar