Peristiwa

3 Rumah Warga dan 1 Sekolah di Bireuen Rusak Diterjang Badai

satria

BIREUEN - Tiga unit rumah warga, satu unit sekolah, dan satu warung kopi di dua kecamatan di Bireuen, rusak diterjang angin kencang (badai). Cuaca ekstrem itu muncul setelah intensitas hujan tinggi melanda Bireuen.


"Kronologinya, kejadian itu awalnya muncul saat hujan dengan intensitas tinggi disertai angin kencang (badai) melanda Kabupaten Bireuen pada Rabu mulai pukul 14.00 WIB hingga pukul 18.30 WIB," kata Ketua Tagana Bireuen, Zulfikar, ketika dimintai konfirmasi, Kamis (9/5/2019).


Data yang diterima detikcom menyebutkan, di Kecamatan Jeumpa, angin kencang merusak rumah Masroni (35), warga Desa Cot Gadong. Kemudian milik Martunis (35), warga Kuala Jeumpa. Kedua rumah ini rusak bagian atapnya karena tertimpa pohon yang tumbang. Selanjutnya, rumah milik warga bernama Syafrizal mengalami kerusakan di bagian atap akibat angin kencang.


Sementara di Kecamatan Kota Juang, SDIT Muhammadiyah di Desa Buket Teukuh mengalami kerusakan bagian teras dan bagian atap bangunan akibat diterbangkan angin. Selanjutnya, satu unit warung kopi milik Afdal Amin, warga Desa Cureh Geulanggang Gampong, juga rusak.


Zulfikar menyebutkan, akibat intensitas tinggi, angin kencang (badai) tersebut merobohkan batang pohon dan merusak rumah warga.


Tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut. Saat ini petugas terus mendata warga yang terkena dampak angin kencang di Bireuen. Untuk para korban, petugas akan memberikan bantuan masa panik setelah terjadinya bencana tersebut.


"Kita terus memantau seluruh daerah di Kabupaten Bireuen. Kita lakukan pendataan jika ada yang rusak. Dan tentunya akan kita salurkan bantuan masa panik," sebut Zulfikar. 

Penulis: Redaksi

Sumber: detik.com