Peristiwa

Bupati Aceh Utara Putuskan Tampung Warga Rohingya yang Terdampar di Seunuddon

satria
Foto: Group WhatsApp

ACEH UTARA - Terkait penanganan warga Rohingya yang terdampar di perairan laut Seunuddon, Bupati Aceh Utara Muhammad Thaib menyebutkan dirinya sudah menggelar rapat gabungan dengan Muspida plus. Dalam rapat itu disepakati seluruh warga Rohingya ditampung sementara di Kantor Imigrasi Lhokseumawe.

“Tadi saya cek sudah turun ke darat. Muspida sepakat merawat mereka sementara waktu. Atas nama kemanusiaan. Ini yang sakit-sakit kita bawa ke Rumah Sakit Cut Meutia, Aceh Utara,” kata bupati kepada wartawan, Kamis (25/6/2020)

Selain itu tambah bupati, bagi warga Rohingya yang dinyatakan positif virus Corona akan dibawa ke shelter Blang Adoe untuk diisolasi.

“Kita pastikan standar Covid-19 terpenuhi. Tadi kita sudah komunikasi dengan warga Rohingya itu pakai penerjemah. Mereka meminta dibantu kapal yang bagus untuk meneruskan perjalanan ke Australia,” katanya.

Di Australia, sambung Cek Mad, mereka telah memiliki hubungan untuk menetap di sana. Sehingga, penampungan sementara itu untuk memulihkan kondisi fisik mereka.

“Mereka memohon pada kita, agar dibantu kapal. Buat melanjutkan perjalanan. Ini kita cari kapal, TNI AL katanya dalam rapat tadi ada kapal yang bisa digunakan di Sabang. Nanti kapal itu kita berikan ke warga Rohingya,” pungkasnya.

Diberitakan sebelumnya 94 warga Rohingya (sebelumnya tertulis 114 orang) terobang-ambing di atas kapal motor, sekitar 4 mil laut dari pantai Seunuddon, Kabupaten Aceh Utara, Rabu (24/6/2020). Mereka terdiri dari orang tua dan anak-anak menjerit minta tolong. 

Penulis: Satria