Peristiwa

Nelayan Aceh Selatan Ditemukan Meninggal Setelah 30 Jam Tenggelam

Redaksi
Foto: ilustrasi/google.com

ACEH SELATAN - Tim SAR Meulaboh, Aceh Barat bersama BPBD Aceh Selatan menemukan jenazah Tarmizi (50), nelayan warga Desa Seuleukat, Kecamatan Bakongan Timur, Aceh Selatan, Ahad (5/5/2019) siang.


Korban ditemukan sekitar pukul 11.30 WIB dalam kondisi meninggal dunia sekitar 500 meter dari lokasi awal tempat dirinya dikabarkan hilang di Bakongan, kabupaten setempat.


"Sebelum jasad korban ditemukan, tim melihat sesuatu yang dicurigai dari darat, kemudian dilakukan pengecekan. Akhirnya dipastikan bahwa jasad Tarmizi yang mengapung di laut," kata Koordinator SAR Pos Meulaboh, Dwi Hetno kepada Antara, Minggu siang.


Pihaknya juga sudah menyerahkan jasad korban kepada pihak keluarga guna selanjutnya dikembumikan di desa setempat.


Dwi Hetno mengakui proses pencarian terhadap korban yang dilakukan sejak Sabtu siang terkendala dengan cuaca buruk. Pihaknya sempat menghentikan pencairan di laut dan memantau dari darat, setelah cuaca di lokasi kejadian tidak bersahabat.


Pihaknya juga berterima kasih atas bantuan dan partisipasi dari semua pihak yang telah membantu proses pencarian korban Tarmizi, meski akhirnya korban ditemukan dalam keadaan meninggal dunia, kata Dwi Hetno.


Seperti diberitakan, Tarmizi (50), warga Desa Seuleukat, Kecamatan Bakongan Timur, Kabupaten Aceh Selatan, Sabtu (4/5/2019) siang sekitar pukul 10.15 WIB dikabarkan hilang saat mencari ikan di laut.


Sebelum hilang, korban melakukan rutinitas pergi memancing ke laut menggunakan boat bermesin Robin.


Tarmizi diduga hilang setelah nelayan lain menemukan sebuah boat milik korban dalam keadaan mesin masih hidup. Sedangkan korban tidak berada di atas kapal miliknya.

Penulis: Redaksi

Sumber: Antara