Peristiwa

Unsur Maritim Patroli Terpadu di Aceh

Redaksi
Foto: ilustrasi/google.com

SABANG - Pos TNI AL (Posal) Lampulo, Lanal Sabang bersama unsur kemaritiman melaksanakan patroli terpadu di perairan Provinsi Aceh, guna mewujudkan rasa aman bagi nelayan.


Posal Lampulo, Pelda Nav Edi Siswanto kepada wartawan di Sabang, Minggu (29/7/2018) menyatakan, patroli sehari yang dipimpin Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Aceh Cut Yusminar juag melibatkan tim kemaritiman lainnya yakni, PPNS, PSDKP Lampulo, Posal Lampulo serta Polairud Aceh. 


"Patroli terpadu tadi berlangsung di perairan Selat Benggala, perairan Pulau Aceh dan perairan Sabang," paparnya. 


Pada kesempatan itu, katanya, DKP Aceh juga menyosialisasikan serta melakukan penertiban tentang dokumen kapal, crew list, dan alat keselamatan awak kapal. 


Unsur kemaritiman juga menyosialisasikan larangan pengeboman ikan dengan potasium, ilegal fishing, serta pengawasan sumberdaya perikanan khususnya ekosistem terumbu karang. 


Dia mengakui, patroli terpadu ini rutin dilaksanakan demi mewujudkan sinergitas sesama instansi pemerintah di bidang maritim agar terjamin keamanan para nelayan yang mencari nafkah di laut. 


"Kita juga sepakat untuk menjaga kelestarian ekosistem laut demi masa depan generasi bangsa," katanya. 


Dominan masyarakat nelayan Provinsi Aceh atau nelayan di Pelabuhan Perikanan Samudera (PPS) Lampulo, Banda Aceh, mencari ikan tangkap hingga ke Samudera Hindia. 


"Rata-rata mereka di sini, melaut 10 hari. Dan kapal nelayan itu melaut ke Samudera Hindia," kata Syahbandar PPS Lampulo, Kamil Sayuti. 

 

Penulis: Redaksi

Sumber: Antara