Petani Aceh Bakal Dapat Kartu Tani

Jumat, 13 Januari 2023 19:16

BANDA ACEH – Dinas Pertanian dan Perkebunan (Distanbun) Aceh menyatakan petani di daerah itu bakal diberikan kartu tani mulai tahun 2023, dalam upaya memudahkan pendistribusian pupuk bersubsidi sekaligus tepat sasaran bagi petani di seluruh Tanah Rencong itu.

Kepala Bidang Sarana dan Prasarana Distanbun Aceh Nurlaila, Rabu, mengatakan kartu tani merupakan program kerjasama antara Kementerian Pertanian RI, PT Pupuk Indonesia, dan Bank Syariah Indonesia (BSI).

“Tujuan kartu tani ini untuk penyaluran pupuk bersubsidi agar tepat sasaran, by name dan by address,” kata Nurlaila di Banda Aceh.

Ia menjelaskan, rencana kartu tani akan terintegrasi dengan data setiap petani penerima pupuk bersubsidi.

Melalui kartu itu, petani dapat dengan mudah menebus pupuk subsidi dari setiap kios mitra, yang juga telah memiliki aplikasi Rekan yakni hasil inovasi PT Pupuk Indonesia dalam upaya menyalurkan pupuk subsidi secara digitalisasi.

“Mereka (kios pupuk) bisa tahu siapa yang ambil, stok berapa, pengecer siapa,” ujarnya.

Ia menambahkan pendistribusian pupuk bersubsidi menggunakan kartu tani telah berhasil dilakukan uji coba di Bali. Oleh karena itu, dalam waktu dekat, Pemerintah Aceh, BSI dan PT Pupuk Indonesia juga bakal meluncurkan di Aceh.

“Ini sudah diuji coba di Bali dan Alhamduillah berhasil, dan ini mau di uji coba di Aceh. Rencana mau launching di Aceh Besar,” katanya.

Sebelumnya, Nurlaila mengatakan, Aceh sudah pernah memiliki kartu tani yang bekerjasama dengan BNI.

Namun, dengan berlakunya Qanun Nomor 11 tahun 2018 tentang Lembaga Keuangan Syariah (LKS) di Aceh, sehingga kartu tani tersebut tidak dapat disalurkan kepada penerima.

“Itu mengapa kartu tani belum berlaku di Aceh. (Dulu) kartu sudah dicetak, maka ditarik semua, karena tidak fungsi menyusul berlaku qanun LKS. Walaupun kartu tani belum, tapi sejauh ini petani dapat menebus pupuk subsidi di kios menggunakan KTP,” ujarnya.[*]

Sumber: Antara

Komentar

Berita Terkait